Pasar Terapung (Floating Market) Banjarmasin

Pasar Terapung adalah Objek Wisata Unggulan Kota Banjarmasin yang telah terkenal ke seluruh Indonesia bahkan hingga mancanegara. Pasar Terapung sudah ada sejak dahulu, sejak masa perdagangan masih menggunakan sistem barter hingga sekarang...More

Wisata Sungai Banjarmasin

Kota Banjarmasin juga dikenal sebagai Kota Seribu Sungai, jadi rasanya tak lengkap bagi anda jika tidak menjelajahi sungai di Banjarmasin. Dengan melakukan Tour wisata keliling kota melalui sungai, anda bisa mengenal lebih dekat lagi budaya sungai masyarakat banjar...More

Sekilas Info Seni Budaya Banjarmasin

Budaya dan tradisi orang Banjar adalah hasil asimilasi selama berabad-abad. Budaya tersebut dipengaruhi oleh kepercayaan Islam yang dibawa oleh pedagangArab dan Persia. Budaya Banjar dapat dilihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat Banjar khususnya...More

Mesjid Sultan Suriansyah

Sejarah Kota Banjarmasin tidak akan bisa dipisahkan dari Sultan Suriansyah, pendiri dan raja pertama kerajaan Banjar. Sultan Suriansyah merupakan raja Kerajaan Banjar pertama yang memeluk agama Islam. Salah satu bukti peninggalannnya adalah Masjid Sultan Suriansyah...More

Mesjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin

Masjid ini terletak di tengah Kota Banjarmasin. Nama ”Sabilal Muhtadin” merupakan nama penghargaan terhadap ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary (1710-1812) yang selama hidupnya memperdalam dan mengembangkan Islam di Kerajaan Banjar...More

Showing posts with label Sex and Love. Show all posts
Showing posts with label Sex and Love. Show all posts

Saturday, 12 November 2011

Wanita Gagal Orgasme Saat Bercinta Ada 10 Hal

Gagal Orgasme
Mendapatkan orgasme saat bercinta memang tidak mudah untuk wanita. Menurut Durex Global Sex Survey, tercatat hanya 17% wanita yang mengalami orgasme saat berhubungan intim. Beberapa wanita bahkan tidak bisa merasakan orgasme setiap kali bercinta. Kenapa wanita sulit mendapatkan orgasmenya. Ada berbagai faktor yang menyebabkan hal itu terjadi. Berikut 10 hal tersebut:

1. Mencemaskan Orgasme
Seringkali wanita mencemaskan kapan atau apakah bisa mereka meraih orgasme. Seperti dikutip Cosmopolitan, stres karena hal tersebut justru akan membuat wanita sulit bahkan tidak bisa mendapatkan orgasme. Mengira-ngira kapan klimaks seks itu datang, hanya akan membuat Anda tak nyaman dan tidak bisa menikmati proses bercinta itu sendiri.

2. Sikap Pasangan

Wanita tidak bisa rileks sepenuhnya saat bercinta bisa disebabkan oleh sikap pasangannya. Intimate Medicine menulis, hubungan seksual yang tidak lazim, kekerasan seksual dari pasangan, ketidakpuasan wanita terhadap perilaku pasangan atau merasa diabaikan adalah beberapa faktor yang berasal dari pasangan, yang menyebabkan wanita sulit mencapai orgasme.
 

3. Trauma
Sebagian wanita mungkin pernah mengalami kejadian buruk yang membuatnya takut atau merasa tidak nyaman saat berhubungan seks. Misalnya saja, trauma merasakan kesakitan di organ intim saat pertama kali melakukan hubungan seks. Pengalaman itu membuatnya takut akan mengalami rasa sakit yang sama sehingga mengakibatkan wanita sulit orgasme.

4. Sadar Diri
Bercinta berarti Anda mencoba berbagai posisi dan mungkin saja mengeluarkan suara-suara yang mungkin tidak normal didengar. Seperti dikutip dari WebMD, jika Anda termasuk orang yang terlalu sadar diri, kenaturalan yang terjadi saat bercinta itu bisa jadi penghalang untuk meraih orgasme. Terlalu sadar diri membuat Anda menjadi grogi dan memikirkan hal-hal aneh yang terjadi saat bercinta itu.

5. Tidak Bisa Rieleks

Setelah lelah bekerja seharian baik di rumah atau di kantor, otot-otot tubuh Anda bisa jadi tegang. Ketegangan ini juga bisa disebabkan stres dan duduk seharian di kantor. Otot yang tegang ini pun membuat tubuh merasa rileks. Padahal rileks adalah salah satu kunci untuk mencapai orgasme.

6. Suara

Tangisan anak, suara televisi dan handphone. Menurut Woman24, ketiga suara tersebut dapat menggagalkan orgasme wanita yang sebenarnya sedang akan terjadi. Suara tangisan anak akan membuat para wanita menjadi panik dan langsung kehilangan gairahnya. Begitupun suara televisi dan handphone. Mood wanita saat bercinta bisa hilang seketika saat suara dari kedua benda itu terdengar.

7. Bau Mulut

Kebersihan merupakan hal yang penting saat bercinta. Bau mulut yang kurang sedap akan dengan mudah menghilangkan hasrat bercinta Anda. Ajak suami untuk membersihkan diri sebelum bercinta. Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan, terutama kesehatan sekitar mulut untuk mencegah gangguan seperti di atas.

8. Ejakulasi Dini

Wanita bisa kehilangan moodnya untuk bercinta, ketika pasangannya sudah selesai lebih dulu. Apalagi jika ternyata aksi si pria tidak bisa berlangsung lama. Keinginan untuk orgasme bisa sirna karena melihat pasangannya sepertinya sudah tidak bergairah lagi.

9. Mengubah Posisi

Hal ini kadang menjadi penyebab rusaknya usaha untuk orgasme. Ketika Anda merasa sudah ingin 'mencapainya' tiba-tiba, pasangan berusaha mengubah posisi bercinta. Padahal posisi sebelumnya menjadi posisi yang bisa membuat Anda orgasme. Jika hal ini terjadi, sebaiknya Anda bertindak. Menahannya untuk melanjutkan penetrasi atau dengan mengatakannya bahwa Anda hampir 'sampai tujuan'.

10. Ingin Buang Air Kecil

Perasaan ingin buang air kecil juga bisa menyebabkan wanita gagal mendapatkan orgasmenya. Keinginan itu menimbulkan ketidaknyamanan pada wanita saat pasangannya melakukan penetrasi. Oleh karena itu sebaiknya Anda memastikan sudah buang air kecil dengan tuntas sebelum bercinta dengan pasangan

Source:
http://bonemadje-bonem.blogspot.com
ReadMore

Seks bagi Perempuan Hanya Kewajiban? Benarkah

Ilustrasi/Net

Kehidupan seksual suami istri sangatlah berpengaruh pada kehidupan rumah tangga mereka. Namun sebuah survei yang dilakukan oleh situs Healthy Women mengungkapkan bahwa sekitar 66 persen perempuan melakukan aktivitas seksual hanya sekali dalam seminggu, atau bahkan kurang dari itu. Yang lebih parah, hal yang mendasari aktivitas seksual ini bukanlah hasrat seksual, melainkan lebih karena dorongan kewajiban sebagai istri.

Apa sebenarnya yang membuat berkurangnya gairah bercinta ini?

Menurut penelitian situs tersebut, padatnya aktivitas dan berkurangnya waktu menjadi alasannya. "Ini seperti tren yang berkembang pada perempuan, dimana hubungan seks hanya dilakukan semata-mata demi kewajiban, bukan sebagai gairah alami dan untuk kenikmatan. Para perempuan yang disurvei mengatakan rasanya waktu yang hanya 24 jam per hari tidak cukup untuk melakukan banyak hal penting, sehingga seks bukanlah prioritas yang harus dilakukan," ungkap psikiater Naomi Greenblatt, MD.

Hubungan seks sebenarnya bukan sekadar sarana memuaskan hasrat seksual, karena sebenarnya ada beberapa manfaat kesehatan yang dapat diambil dari kehidupan seks yang aktif. Aktivitas seks yang teratur dapat menurunkan tingkat stres, memperkuat otot panggul, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membakar kalori.

"Perempuan yang bercinta minimal empat kali dalam seminggu bisa membuat wajah mereka terlihat 10 tahun lebih muda dibanding usia yang sebenarnya," ungkap Dr Greenblatt.

Dengan semua manfaat kecantikan dan kebugaran tersebut, mengapa para perempuan masih merasa "terpaksa" melakukan hubungan seksual, dan hanya menjadikannya kewajiban untuk "melayani suami"? Bagi mereka, permasalahan utamanya adalah tidak adanya waktu. Seks mungkin ideal untuk dilakukan menciptakan hubungan yang harmonis antara suami dan istri, namun sekarang ini seks bukanlah realita yang penting dibandingkan dengan bekerja dan melakukan aktivitas sosial lainnya.

Banyak perempuan yang masih beranggapan bahwa bercinta hanya bisa dilakukan di kamar dan dengan suasana yang hening serta romantis, sehingga akan membutuhkan banyak waktu dan hanya bisa dilakukan di waktu luang. Padahal kenyataannya tidak demikian. Mengapa tidak mencoba morning sex, ketika tubuh Anda masih terasa bugar? Anda juga bisa mencuri-curi waktu saat liburan bersama anak-anak untuk quickie sex.

Pendek kata, kalau mau usaha, sebenarnya Anda bisa melakukan hubungan seks lebih sering, dan lebih menyenangkan!

Source:
banjarmasin.tribunnews.com/Didik Trio Marsidi
ReadMore

Depresi Saat Hamil Hambat Pertumbuhan Anak

IlustrasiHamil/Shine

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan, bayi-bayi yang lahir dari seorang ibu yang mengalami depresi, terutama pada negara-negara berkembang, mempunyai risiko 40 persen mengalami kekurangan berat badan atau pertumbuhan terhambat dibandingkan mereka yang lahir dari ibu secara mental baik.

"Analisis kami menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara depresi pada ibu hamil terhadap gangguan pertumbuhan anak di negara berkembang," kata seorang analis dalam buletin bulanan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Bahkan menurutnya, masalah terhambatnya pertumbuhan anak akan menjadi lebih serius pada ibu hamil yang mengalami depresi lebih berat. Selain masalah depresi, diperkiraan sekitar 15-57 persen ibu hamil di negara miskin rentan mengalami konflik dalam perkawinan dan kekerasan rumah tangga.

Analisis ini didasarkan pada 17 studi yang mengamati hampir 14.000 ibu dan anak di beberapa Negara seperti Afrika, Asia, Amerika Selatan dan Karibia. Termasuk di antaranya Brazil, India dan Nigeria.

"Sekarang kita berada dalam masa kritis, setelah melihat hasil penelitian di 17 negara-negara berkembang tersebut. Ini merupakan kasus pertama berdasarkan banyaknya jumlah kasus yang ada,” kata Pamela Surkan dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.

Menurut Surkan, pertumbuhan yang tidak adekuat di masa kecil dapat mengakibatkan anak tumbuh pendek, tingkat pendidikan rendah, produktivitas berkurang dan risiko lebih besar terkena penyakit.

"Ibu hamil yang mengalami depresi selalu dikaitkan dengan pola asuh yang kurang responsif. Dan kemungkinan untuk memberikan ASI akan lebih rendah atau pendek," kata Surkan.

Menurut Surkan, untuk mencegah depresi ibu hamil di negara-negara berkembang, bisa disiasati dengan memberikan dukungan sosial, melakukan terapi kelompok atau kunjungan ke rumah, dan pemberitahuan informasi oleh masyarakat awam.

Hal tersebut menurutnya cukup efektif, dan telah terbukti dapat membantu mengurangi gejala depresi ibu hamil di beberapa Negara seperti Cina, Jamaika, Pakistan, Afrika Selatan dan Uganda.

Source:
Reuters/Bramirus Mikail/Asep Candra/health.kompas.com
ReadMore

Perempuan Indonesia Rentan Depresi

Ilustrasi/shutterstock

Oleh : Dr.Andri, SpKJ * Selama menangani pasien-pasien dengan keluhan psikosomatik, saya sering mendapati dasar diagnosis dari pasien-pasien dengan keluhan-keluhan fisik yang tidak jelas ini adalah gangguan cemas dan depresi. Hal lain yang saya amati adalah perempuan lebih sering mengalami depresi daripada cemas. Jika memang ada gejala cemasnya, biasanya pasien mengalami keluhan-keluhan depresi yang lebih dominan.

Hal ini tentunya bukan hal yang baru di dunia psikiatri. Menurut berbagai penelitian yang telah dibuat, perempuan memang lebih sering mengalami depresi dibandingkan dengan pria. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap hal ini telah diungkapkan. Namun, rata-rata penelitian itu berbasis di komunitas negara-negara barat.

Saya mencoba menelaah dan memilah-milah sekiranya apa yang membuat perempuan Indonesia yang datang ke praktek lebih banyak mengalami depresi daripada gangguan kecemasan.

Silakan Click Spoiler dibawah ini:
Funny Pictures
Please Click:

1. Hormonal

Sama seperti pada penelitian barat, perempuan Indonesia beberapa juga sangat terganggu dengan siklus hormonal bulanan yang sering juga berbarengan timbulnya dengan perubahan mood atau suasana perasaan yang tidak nyaman. Mereka biasanya mengalami kondisi tidak nyaman menjelang menstruasi dan selama menstruasi. Secara statistik memang perempuan di masa kehidupannya sejak fase pertama kali mens (menarche) sampai nanti setelah menopause akan cukup sering berkaitan dengan masalah mood terkait dengan fluktuatif hormonal.

2. Tuntutan Peran

Peran perempuan apalagi yang menikah sangat kompleks. Perempuan harus menjadi istri, ibu buat anaknya dan bahkan kadang “ibu” buat suaminya juga, juga seringkali menjadi orang yang diharapkan oleh keluarga perempuan untuk membantu. Kompleksitas peran ini membuat perempuan rentan stres. Apalagi jika ditambah dengan keinginan tetap mengaktualisasikaan diri yang malah seringkali terhambat. Penerimaan terhadap peran dan tuntutan di dalamnya yang bisa membantu perempuan mengatasi permasalahannya.

3. Konflik Rumah Tangga

Banyak kasus yang saya tangani terkait dengan konflik rumah tangga dan yang paling sering adalah perselingkuhan suami. Terkadang, hal ini ditambah dengan sikap sebagian masyarakat di sekitar lingkungan perempuan itu yang “memaklumi” perselingkuhan suami. Ini semakin menjadi beban yang berat untuk perempuan yang merasa diperlakukan tidak adil.

4. Anak bermasalah

Anak seringkali menjadi pemicu stres orang tua terutama ibu. Perempuan dalam rumah tangga seringkali diberikan tugas lebih banyak dalam mengurus anak dan ini membuatnya seringkali lebih rentan terhadap stres terutama dalam menghadapi anak-anaknya yang bermasalah. Peran suami dalam kondisi ini diharapkan dapat lebih membantu sehingga peran ibu menjadi lebih mudah.




Demikian sedikit hasil telaah saya terhadap kasus-kasus yang sering dialami perempuan yang mengalami depresi. Faktor-faktor lain mungkin saja terdapat dan mungkin menjadi faktor yang dominan buat masing-masing perempuan. Berempatilah dengan perempuan Indonesia ! Salam Sehat Jiwa.


Sumber:
* Psikiater Keminatan Psikosomatik Medis/health.kompas.com
ReadMore

Depresi Pada Pria

shutterstock
Masalah gangguan kesehatan jiwa berupa depresi ternyata banyak dialami orang dewasa. Di Amerika Serikat saja diperkirakan 5 juta orang menderita depresi, sementara di Indonesia angkanya mencapai 11,6 persen atau mencapai satu juta orang.

Depresi klinis, baik pada pria dan wanita, akan menyebabkan rasa sedih berkepanjangan serta kehilangan minat pada aktivitas tertentu. Meski begitu depresi terkadang menimbulkan gejala yang tersamar dan berbeda-beda pada setiap orang.

"Walau gejala yang dikenali untuk mendiagnosa depresi secara garis besar sama, tetapi ada perbedaan gejala pada pasien pria dan wanita," kata Ian A.Cook, MD, profesor psikiatri dari Universitas California, Los Angeles, AS.

Berikut adalah 12 gejala depresi yang kerap muncul pada pria.

Silakan Click Spoiler dibawah ini untuk melihat 12 Gejala Depresi tersebut.
Funny Pictures
Please Click:

1. Kelelahan
Orang yang depresi mengalami berbagai perubahan fisik dan emosional. Mereka bisa mengalami kelelahan, kelambatan dalam gerakan fisik dan bicara, atau proses berpikir. Para ahli juga menemukan pria lebih sering dilaporkan menderita kelelahan dan gejala fisik dari depresi dibandingkan wanita.

2. Kesulitan atau terlalu banyak tidur

Gangguan tidur, seperti insomnia, bangun terlalu pagi, atau justru terlalu banyak tidur, merupakan bagian dari gejala depresi. "Sebagian pasien tidur 12 jam setiap hari dan masih merasa kelelahan. Atau ada juga yang terbangun dari tidur setiap dua jam," kata Dr.Cook.

3. Sakit perut atau nyeri punggung

Gangguan kesehatan seperti sembelit, diare, atau pun sakit kepala dan nyeri punggung, sering ditemui pada orang-orang yang menderita depresi. Namun, mereka sering tidak menyadari nyeri kronik tersebut adalah gejala gangguan mental.

4. Gampang marah

Bukannya terlihat sedih, pria yang sedang depresi sering menunjukkan sikap mudah marah. "Jika berbicara tentang komponen emosional, biasanya adalah kesedihan dengan perasaan mudah marah," kata Cook.

5. Sulit berkonsentrasi

Penurunan psikomotor bisa membuat kemampuan pria memproses informasi berkurang. Hal ini tentu mengganggu konsentrasi dan pekerjaan. Menurut Josh Klapow, psikolog klinik, saat depresi kita menjadi lebih lambat dan terus-menerus berpikir negatif sehingga sulit fokus pada satu hal.

6. Sikap bermusuhan

Beberapa pria yang depresi menunjukkan sikap marah, agresif, atau permusuhan, secara nyata. "Pria yang menyadari ada sesuatu yang salah perlu kompensasi dengan menunjukkan bahwa mereka masih kuat atau mampu," katanya.

7. Stres

Penelitian menunjukkan stres dalam jangka panjang akan menyebabkan perubahan baik pada tubuh atau otak, sehingga bisa memicu depresi. Dengan kata lain, merasa stres bisa menjadi indikator memiliki depresi.

8. Kecemasan

Gejala kecemasan memang lebih sering dialami wanita, tetapi pria yang depresi kerap mengalaminya. Malah, lebih mudah bagi mereka untuk mengungkapkan kecemasannya dibanding perasaan sedih.

9. Kecanduan

Kecanduan pada zat tertentu, terutama alkohol, banyak dialami pria yang depresi. "Ini bisa terjadi pada pria dan wanita. Namun memakai narkoba atau alkohol untuk menutupi perasaannya adalah strategi yang banyak dipakai pria," kata Cook.

10. Disfungsi seksual

Depresi adalah alasan umum pada berkurangnya libido atau kegagalan ereksi.

11. Kebimbangan

Adalah wajar jika suatu saat kita merasa bimbang untuk membuat keputusan. Tetapi depresi bisa membuat kemampuan kita dalam memutuskan menjadi lambat. Sayangnya gejala ini sering tidak sadari.

12. Pikiran bunuh diri

Wanita memang lebih sering berpikir bunuh diri, tetapi pria empat kali lebih berhasil saat memutuskan bunuh diri. Alasannya adalah pria cenderung tidak ragu saat memakai senjata, termasuk untuk melukai dirinya. Menurut dokter, pria berusia lanjut adalah kelompok yang paling beresiko melakukan bunuh diri.




Source:
Lusia Kus Anna/health.kompas.com
ReadMore

Rokok Bikin Mr.P Loyo

shutterstock
Kegemaran menyalakan rokok akan memadamkan gairah Anda di tempat tidur. Bahkan, saat ini merokok dipandang sebagai faktor utama dalam masalah ereksi dan dampaknya akan mulai terasa ketika usia Anda menginjak 40 tahun. Maka, jika Anda merokok, berhentilah.

Dampak dari berhenti merokok akan segera Anda rasakan. Hal itu sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian di Amerika Serikat. Pria yang berhenti merokok memiliki kepuasan seksual yang lebih baik dibandingkan dengan pria yang pernah berhenti merokok tapi kembali pada kebiasaannya itu.

"Pada pria muda, efek dari merokok mungkin belum terasa sehingga mereka tak khawatir sampai akhirnya kehidupan seksual mereka terganggu," kata Christopher Harte, yang penelitiannya dipublikasikan dalam British Journal of Urology International.

Dalam penelitiannya, Harte dan timnya merekrut 65 pria yang mengaku tidak menderita impotensi dalam 8 minggu setelah mengikuti program berhenti merokok. Penelitian dibagi dalam beberapa periode, yakni sebelum, saat program, dan setelah selesainya program berhenti merokok. Mereka diminta menonton tayangan film erotis di laboratorium.

Saat menonton tayangan film itu para pria diminta menilai seberapa besar rangsangan yang dirasakan dan kekerasan ereksi. Secara terpisah mereka juga mengisi survei mengenai fungsi seksual, termasuk pertanyaan tentang hasrat dan kepuasan seks.

Pada akhir penelitian, ada 20 pria yang berhenti merokok dan 45 pria meneruskan kebiasaannya.

Pria yang berhenti merokok diketahui memiliki kekerasan penis yang lebih baik, diukur dari lebarnya bukan panjangnya, dibandingkan dengan pria yang masih merokok. Dari penilaian yang mereka lakukan sendiri, pria yang meninggalkan rokok juga mengaku lebih cepat terangsang dibanding rekannya.

Akan tetapi, penelitian itu dilakukan dalam laboratorium. Para pria yang berhenti merokok itu mengaku tidak merasakan perubahan signifikan dalam "kehidupan nyata".

"Mungkin diperlukan waktu agak lama bagi para pria untuk menyadari level perbedaan yang dirasakan di tempat tidur dengan pasangannya," kata Harte.

Penelitian sebelumnya menunjukkan pria yang merokok dalam jangka waktu lama lebih rentan menderita impoten. Seperti diketahui rokok mempercepat pembentukan endapan-endapan dalam arteri jantung. Proses yang sama juga terjadi pada pembuluh darah yang memasok darah ke penis sehingga penis pun menjadi loyo.

Sumber:
Reuters/LusiaKusAnna/health.kompas.com
ReadMore

Wednesday, 9 November 2011

6 Perilaku di Facebook yang Meredam Hasrat

Ilustrasi-artishot2011.blogspot.com
Setiap pasangan mudah terangsang namun juga mudah saja kehilangan hasrat. Apalagi jika Anda melakukan enam kebiasaan ini di situs jejaring sosial seperti Facebook. Jaga perilaku Anda di Facebook agar hasrat Anda dan dia tetap menggelora.
Inilah perilaku di Facebook yang bisa meredam hasrat pasangan:

1. Mengungkit mantan.
Sebenarnya tak etis jika Anda terlalu sering mengumbar kisah pribadi di situs jejaring sosial, apalagi jika Anda mengungkit masa lalu termasuk kisah buruk dengan si mantan.


Mengumbar pengalaman pribadi yang buruk dengan mantan, hanya akan menimbulkan kesan kekanak-kanakan dan minta dikasihani. Siapa pun takkan nyaman berpasangan dengan si pengeluh bukan?

2. Pose sok seksi.
Situs jejaring sosial memang menjadi pilihan favorit untuk menampilkan foto dan gambar. Namun, jika Anda terlalu mengekspos foto diri sendiri, apalagi dengan pose sok seksi seperti mengerutkan bibir seperti akan mencium seseorang, akan timbul kesan tak menyenangkan. Ekspresi seperti ini menimbulkan citra buruk pada diri Anda sendiri. Meski menurut Anda pose tersebut lucu atau sekadar iseng, tetap saja, selera humor seperti ini tak pantas diumbar di media sosial.

3. Terlalu sering update status.
Berapa kali Anda mengganti status Facebook? Jika Anda selalu mengganti status Facebook setiap 20 menit, mulailah ubah perilaku Anda. Perilaku seperti ini memunculkan asumsi bahwa Anda adalah pribadi obsesif-kompulsif atau Anda tak punya hal lain yang bisa dikerjakan.

Anda terkesan sebagai orang yang haus perhatian, dan tak menghargai privasi. Perilaku ini menjadi penilaian bagi pasangan. Apalagi bagi Anda yang masih dalam tahap berkencan. Bisa jadi si dia menilai buruk terhadap Anda, menganggap Anda tak bisa menjaga privasi. Perangai seperti ini juga membuat pasangan menjadi ilfil terhadap Anda.

4. Memberi "Like" pada semua hal.
Anda dan pasangan saling suka dan tertarik karena sejumlah persamaan atau memiliki hobi, selera, atau pandangan yang sama. Jika semua hal Anda sukai, dengan memberi "Like" di Facebook, Anda terkesan seperti orang yang mencari pengakuan diri dan tak memiliki keunikan atau bahkan kepribadian. Jangan heran jika kemudian pasangan menjauh, karena tak menemukan sisi menarik dari Anda.

5. Punya terlalu banyak teman.
Mempunyai ribuan teman di Facebook tak lantas menandakan Anda pintar bergaul atau bersosialisasi. Apalagi jika teman-teman itu tak semuanya Anda kenal, hanya sekadar menambah teman supaya terlihat keren. Termasuk jika Anda berteman dengan para orangtua atau keluarga dari teman-teman yang tak terlalu akrab dengan Anda.

Perilaku seperti ini mengesankan bahwa Anda terlalu banyak menghabiskan waktu untuk menjelajah kehidupan orang lain melalui Facebook. Kesan yang muncul kemudian, Anda adalah orang yang tak memiliki kehidupan pribadi atau bahkan tak memiliki pekerjaan lain yang lebih penting, daripada sekadar menambah teman di Facebook.

6. Tak lepas dari Mafia Wars atau Farmville.
Tak ada salahnya menghibur diri dengan menikmati aplikasi games di Facebook. Fantasi memang menyenangkan. Namun jika Anda kecanduan permainan di Facebook seperi Mafia Wars atau Farmville, waktunya untuk mengoreksi diri.

Karena jika tidak, permainan ini bukan lagi menjadi hiburan namun telah menjadi obsesi. Apalagi jika kemudian Anda menjadi asosial, terpaku dengan permainan online, dan membuat Anda kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi dan bersosialisasi tatap muka.

Bagaimanapun, pasangan Anda membutuhkan komunikasi dua arah, privat, dan dengan tatap muka. Bukankah ketertarikan fisik dan seksual berawal dari obrolan hangat, suasana akrab ditambah tatapan mesra?

Sumber: http://banjarmasin.tribunnews.com/read/artikel/2011/11/9/157232/6-Perilaku-di-Facebook-yang-Meredam-Hasrat
ReadMore

Wednesday, 13 July 2011

Ngeseks dengan Daun Muda Bisa Awet Muda?

Bercinta dengan pasangan yang berusia jauh lebih muda tak membuat seseorang awet muda. Bagaimana pun usia tidak bisa ditutupi dalam hal bercinta.Masih ingat ucapan bos Playboy, Hugh Hefner mengenai rahasia stamina dan vitalitasnya? Ia mengatakan kalau 'usiamu sama seperti pasanganmu'.
Maksud Hugh, setua apapun Anda, kalau bercinta dengan pasangan yang jauh lebih muda maka keperkasaan Anda akan sama seperti pasangan yang lebih muda. Dengan kata lain, Anda akan tetap 'galak' di ranjang meski usia sudah bau tanah.

Pakar seks dari RS Siloam Kebon Jeruk, Dr. Heru Oentoeng Sp.And menjelaskan bahwa hal tersebut hanyalah mitos. Yang membuat seseorang merasa muda ketika bercinta dengan daun muda adalah sensasi yang ditimbulkan.

"Anggap saja seperti anak kecil mendapat mainan baru. Pasti senang kan. Sensasi memiliki sesuatu yang baru itu yang membuat seseorang merasa bersemangat yang oleh banyak orang diartikan dengan merasa lebih muda," jelas Heru.

Meski merasa 'lebih muda', kondisi biologis orang tersebut tetap pada usianya. Tidak bertambah muda sama sekali.

"Kemampuan bercinta tidak akan meningkat seperti yang ramai dibicarakan. Bagaimana pun umur tidak bohong, deh," kata Heru.

Malah menurut Heru itu hanya sensasi sesaat. Ketika sudah bosan, 'daun muda' itu akan serasa 'daun tua'.

"Paling beberapa saat saja pasangan akan terasa muda. Setelah terasa tua, mau diapakan? Masa cari yang muda lagi? Kan tak bisa seperti itu terus menerus," kata Heru.

Anggapan keliru seperti ini memicu banyak orang, baik pria maupun wanita, yang mencari kepuasan seksual dengan pasangan yang lebih muda. Bahkan tak jarang mereka mencari pasangan yang masih perawan/perjaka.

"Akibatnya bisa banyak perselingkuhan. Atau malah bertambahnya kasus penyakit menular seksual," imbuh Heru.

Kalaupun ada hal yang membuat seseorang tetap lihai bercinta di usia tua, bisa jadi karena orang tersebut rajin menjaga kesehatan tubuhnya. Misalnya dengan menjaga pola makan atau rutin berolahraga.

"Kalau hal tersebut dilakukan dengan benar, masih masuk akal deh jika seorang kakek berusia 86 tahun seperti Hugh Hefner masih kuat meladeni wanita muda," imbuh Heru.


Sumber : BPost 10Juli2011
ReadMore

Hisap Payudara Pasangan Terhindar Kanker?

Pada hari Sabtu (19/3/2011) telah tersiar dari BlackBerry Messenger (BBM), mengenai cara pencegahan payudara. Dalam BBM tersebut mengatakan kanker payudara bisa dicegah jika terus dihisap oleh pasangannya.

Dalam BBM tersebut, data tersebut diambil dari situs berita internasional BBC dan Departemen Kesehatan dari Inggris. Berikut isi BBM untuk mencegah kanker payudara dengan cara menghisap.

Dalam waktu dekat mungkin akan ada wanita yang mau membayar orang terutama pria untuk menghisap payudara mereka?

Dalam Beranda BBC Top News Story: Dokter menyarankan bahwa payudara wanita yg disedot secara teratur akan sangat bagus untuk mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Dikatakan pula bahwa pengisapan payudara secara teratur akan menurunkan tingkat risiko yang cenderung menyebabkan berkembangnya kanker payudara.

Payudara harus disedot sesering mungkin, hal ini dipercaya akan membantu perempuan melawan kanker payudara.




Bagi para pria, silakan melakukan bagian Anda, dan mulailah menghisap payudara wanita sekarang dan bagi para wanita silakan saja memulai terapi ini dan mempersilakan pasangan Anda untuk melakukan tugasnya tentunya anda harus merelakan hal itu !

Gickr helps you to pimp your myspace

Pesan ini dibuat oleh Departemen Kesehatan Inggris dengan tema "Melawan Kanker Payudara".

Kalau Anda percaya pada hasil penelitian ini maka ( para pria ) jujurlah bahwa anda tentunya akan senang maka patuhilah hasil penelitian ini.

Kalau perlu Anda bisa dengan rendah hati mengajukan diri untuk membantu para wanita demi membantu para wanita itu untuk menyelamatkan nyawanya dari ronrongan kanker.

Bolehlah Anda mengirim ini ke semua orang yang bertanggung jawab dan kepada para wanita agar bisa menyadari risiko tinggi ini. Ini entah benar atau tidak.


Sumber :BPost 13Juli2011
ReadMore

Photobucket

Site Search